Amuk Bonek..!! Sementara Dua Terluka, Pelipis Mata Polisi Bocor
Surabaya: Amuk bonek yang pecah usai laga Persebaya Surabaya melawan Kalteng Putra dalam laga pamungkas babak 16 besar Liga 2 Grup C di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya , Kamis 12 Oktober 2017, sore tadi, tidak hanya menimbulkan kerusakan sarana stadion.
Namun dari pengamatan ngopobareng.id, sedikitnya dua orang terluka. Salah satunya anggota polisi yang mengalami luka di pelipis mata kanan. Darah sempat bercucuran sebelum ditangani petugas medis.
Sementara satu lagi terluka dari anggota panpel. Korban luka ini di duga akibat lemparan batu dan benda tumpul lainya yang berasal dari ribuan bonek yang turun lapangan.
Hingga saat ini belum diketahui pasti berapa korban akibat amuk bonek. Yang pasti, pintu stadion rusak dan beberapa pagar pembatas jebol.
Dalam laga yang berakhir kekalahan tuan rumah dengan skor 0-1 membuat suporter Bajol Ijo, bonek marah. Pemicunya, bonek geram lantaran keputusan wasit dan terpancing selebrasi dari pemain Kalteng Putra sebelum pertandingan berakhir.
"Panpel menyayangkan adanya provokasi dari Kalteng Putra. mereka merayakan kemenangan sebelum pertandingan berakhir. Menurut kami itu terlalu berlebihan, sehingga ada reaksi balik dari bonek," ujar Media Officer Persebaya, Rocky Maghbal.
Saat peluit panjang berakhirnya pertandingan, puluhan Bonek turun ke lapangan dan langsung berlari saat pemain Kalteng Putra hendak diamankan masuk ke dalam stadion. Tapi aksi itu berhasil digagalkan aparat kepolisian.
Melihat itu, beberapa Bonek kembali turun dan berakhir bentrok dengan aparat di lapangan. Aparat yang berada di lokasi kewalahan untuk menertibkan bonek yang ngamuk.
Bahkan polisi berlarian masuk ke dalam ruang ganti untuk mengamankan diri. Akhirnya Bonek merusak fasilitas stadion, seperti pintu dan kaca stadion. Hingga saat ini kondisi sudah mulai terkendali.(hds)