Bersih-bersih Dilanjutkan, Arab Saudi Tahan 201 Koruptor
Arab Saudi, Kamis 9 November kemarin mengatakan, 201 orang ditahan untuk diinterogasi dalam aksi penindakan antikorupsi besar-besaran yang dilakukan terhadap para elite, dengan sedikitnya 100 miliar dolar Amerika (sekitar Rp1,35 kuadriliun) diperkirakan lenyap karena dikorupsi dan digelapkan selama beberapa dekade.
“Total 208 individu sejauh ini sudah dipanggil untuk diinterogasi. Dari 208 orang tersebut, tujuh di antaranya sudah dibebaskan tanpa dakwaan,” ungkap Kementerian Informasi dalam sebuah pernyataan. Mereka dilaporkan ditahan di hotel bintang lima, Ritz Carlton Riyadh.
Taipan miliarder Pangeran Al-Waleed bin Talal termasuk di antara puluhan pejabat tinggi yang ditangkap atau dipecat akhir pekan lalu, dalam aksi penindakan terbesar terhadap elite kerajaan dalam sejarah modernnya.
Otoritas membekukan beberapa akun bank para terduga dan memperingatkan bahwa aset yang berkaitan dengan kasus korupsi akan disita sebagai properti negara, saat pemerintah tampaknya memperluas aksi penindakan mereka.
“Potensi skala praktik korupsi yang terungkap sangat besar,” ungkap kementerian.
“Berdasarkan penyelidikan kami selama tiga tahun terakhir, kami memperkirakan bahwa sedikitnya 100 miliar dolar Amerika (sekitar Rp1,35 kuadriliun) sudah ditilap dalam tindak korupsi dan penggelapan yang sistematis selama beberapa dekade.” (afp)