Derita Pak Parni Menyentuh Hati
Namanya Parni, tapi di dusunnya yang berada di Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember, dia lebih dikenal dengan nama Bethu. Parni tidak tahu kapan lahir. Lupa, katanya. Dia juga lupa kapan benjol pertama muncul di tubuhnya. "Pokoknya yang pertama muncul di kaki kiri saya," katanya dalam bahasa Jawa yang sederhana.Β
Parni mengidap Neurofibromatosis (biasa disingkat dengat NF), yaitu penyakit yang muncul akibat kelainan genetik, dimana neurofibroma muncul pada kulit dan bagian tubuh lainnya. Penyakit ini sulit atau bahkan tidak bisa disembuhkan.
"Saya pasrah saja kok," kata Parni di rumahnya. Dia sudah tidak bekerja sama sekali. Dulu dia kerja menyabit rumput untuk pakan ternak sapi. Tapi setelah beberapa tahun lalu dia diseruduk sapi, tangan kanannya tidak bisa untuk bekerja lagi. Apalagi dia juga nyaris tak mampu melihat karena kedua matanya tertutup benjolan-benjolan yang makin membesar.
Berikut adalah video singkat tentang Parni dan rumah dan deritanya. Tulisan mengenai dia akan kami turunkan pada kesempatan berikutnya. (nis)
Advertisement