Genjer-Genjer Diciptakan M Arif, Seniman Osing Banyuwangi
Apa dosa sebuah lagu? โGenjer-Genjerโ, lagu berbahasa Osing, Banyuwangian, tahun 1960-an, telah berubah identik dengan Gerwani dan PKI. Seperti apa lagu itu, bagaimana perjalanan hidup penciptanya? Kenapa Genjer-Genjer diplesetkan jadi Jenderal-Jenderal?ย Jreng โฆ!
Berikut kisahnya. Ditulis Damarhuda, secara bersambung.
ย
Genjer-Genjer, aslinya, berbahasa Osing. Ini lagu pertama Campursari, yang meledak Nasional.
Lagu ini berkembang sejak 1942. Beredar versi angklung. Dimainkan masyarakat secara otodidak. Getok tular. Diajarkan dari orang ke orang. Maklum, waktu itu, ย belum ada group WA, group BB, mp3, apalagi download internet.
Lagu yang kelak popular versi pop keroncong ini, diciptakan oleh seniman asli Banyuwangi. Namanya M. Arif.ย
Arif adalah ย seorang seniman pemukul alat instrumen Angklung. Versi lain menyebut kendang kempul Banyu-wangian.
Saat bikin lagu itu, Arif, tidak akan pernah menyadari, lagunya bakal jadi viral di kalangan Gerwani dan tokoh-tokoh PKI.
Saat mencipta Genjer-Genjer , sebenarnya, โdiadaptasiโ dari lagu dolanan rakyat Banyuwangi, berjudul ย โTong Alak Gentakโ.
Di tangan M Arif, lagu dolanan rakyat Banyuwangi yang non lirik ini, kemudian diberi syair (lirik), dengan bercerita soal genjer, sebuah tanaman yang tumbuh liar di sawah-sawah.
Saat membubuhkan liriknya, M Arif hendak menyindir, bahwa sejak pendudukan Jepang, rakyat Banyuwangi yang makmur, jadi sengsara, kekurangan makan. Hingga kemudian hidup dengan makan genjer yang dipetik dari sawah.
Tumbuhan genjer, (Limnocharis flava), termasuk ย tanaman gulma yang tumbuh di rawa-rawa. Banyak dijumpai di daerah rawa atau persawahan. Biasanya dioleh jadi tumis, oseng-oseng, atau pecel.
Menurut Suripan Sadi Hutomo (1990: 10), dalam bukunya, upaya yang dilakukan M. Arif sesuai dengan fungsi Sastra Lisan, yaitu sebagai kritik sosial, menyindir penguasa, dan alat perjuangan.
Setelah jaman Kemerdekaan RI, lagu "Genjer-genjer" ini makin popular setelah banyak dibawakan penyanyi-penyanyi di Jakarta dan disiarkan di radio. RRI, mulai tumbuh di sejumlah kota.
Penyanyi yang paling dikenal dalam membawakan lagu ini adalah Lilis Suryani dan Bing Slamet. Lilis, artis keturunan Arab, bertubuh pendek dan centil. Pernah beberapa kali saya bertemu di Jakarta. Ia juga menyatakan keheranannya lagu itu begitu meledak. Saya pernah tour Eropa Timur bareng Lilis Suryani, yang dimotori Bakin, dalam kunjungan kebudayaan setelah Eropa Timur membuka diri dan bukan berhaluan komunis lagi. Bersama Lilis Suryani, atas undangan Kedutaa-kedutaan Besar di Eropa Timur waktu itu, --- tahun 1995-an --- bareng Ibu Isti Dari Sofia, kami mengunjungi Polandia, Ceko, Slovakia, Hongaria, Viena dan banyak kota lagi.
Saat lagu itu mulai popular,era 60-an itu timbullah polemik. Datang dari Jawa Tengah. Bahwa lagu Genjer-Genjer itu, ciptaan Ki Narto Sabdo seorang dalang kondang, waktu itu.
Pengamat Hersri Setiawan, menulis, bahwa lagu itu jadi terkenal, sejak Soekarno membentuk Demokrasi Terpimpin ย (1959-1966), dan sering dinyanyikan acara-cara resmi PKI.
Lagu itu jadi alat propaganda PKI. Lagu ini, menggambarkan penderitaan warga desa. Sehingga liriknya disukai rakyat. Dinyanyika jadi semangat PKI dalam berbagai kesempatan. Akibatnya, sejak itu, masyarakat mulai mengartikan Genjer-Genjer sebagai himne-nya PKI.
Ini Lirik Versi Asli Bahasa Osing Banyuwangi
Genjer-genjer nong kedokan pating keleler
Genjer-genjer nong kedokan pating keleler
Emake thulik teka-teka mbubuti genjer
Emake thulik teka-teka mbubuti genjer
Ulih sak tenong mungkur sedhot sing tulih-tulih
Genjer-genjer saiki wis digawa mulih
Genjer-genjer isuk-isuk didol ning pasar
Genjer-genjer isuk-isuk didol ning pasar
Dijejer-jejer diuntingi padha didhasar
Dijejer-jejer diuntingi padha didhasar
Emake jebeng padha tuku nggawa welasah
Genjer-genjer saiki wis arep diolah
Genjer-genjer mlebu kendhil wedang gemulak
Genjer-genjer mlebu kendhil wedang gemulak
Setengah mateng dientas ya dienggo iwak
Setengah mateng dientas ya dienggo iwak
Sego sak piring sambel jeruk ring pelanca
Genjer-genjer dipangan musuhe sega
Terjemahan Bahasa Indonesia
Genjer-genjer di petak sawah berhamparan
Genjer-genjer di petak sawah berhamparan
Ibu si bocah datang mencabuti genjer
Ibu si bocah datang mencabuti genjer
Dapat sebakul dia berpaling begitu saja tanpa melihat
Genjer-genjer sekarang sudah dibawa pulang
Genjer-genjer pagi-pagi dijual ke pasar
Genjer-genjer pagi-pagi dijual ke pasar
Ditata berjajar diikat dijajakan
Ditata berjajar diikat dijajakan
Ibu si gadis membeli genjer sambil membawa wadah-anyaman-bambu
Genjer-genjer sekarang akan dimasak
Genjer-genjer masuk periuk air mendidih
Genjer-genjer masuk periuk air mendidih
Setengah matang ditiriskan untuk lauk
Setengah matang ditiriskan untuk lauk
Nasi sepiring sambal jeruk di dipan
Genjer-genjer dimakan bersama nasi
ย
(dmr/bersambung)ย
Advertisement