Hujan Lebat, Benarkah Itu Pertanda Musibah Datang?
โAda yang bilang, bila terjadi hujan lebat dan puting beliung yang menyertai,ย hal itu bertanda datangnya musibah. Dan memang hal itu terjadi pada saat hujan pertama. Sehingga, sejumlah daerah terendam dan mengalami musibah. Bisakah dijelaskan tentang masalah tersebut, ustadz?โ
Demikian Yayuk Hasniyah, warga Kemlagi Mojokerto menanyakan hal itu pada ngopibareng.id.
Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal dalam kitab โPanduan Amal Shalih di Musim Hujanโ memberikan penjelasan dan keterangan yang patut diperhatikan bagi pembaca ngopibareng.id. Berikut keterangannya:
Yang patut direnungkan bisa jadi hujan deras atau lebat yang turun ini adalah teguran dari Allah. Barangkali itu adalah musibah. โAisyah radhiyallahu โanha pernah menceritakan:
ููููุงูู ุฅูุฐูุง ุฑูุฃูู ุบูููู
ูุง ุฃููู ุฑููุญูุง ุนูุฑููู ููู ููุฌููููู . ููุงููุชู ููุง ุฑูุณูููู ุงูููููู ุฅูููู ุงููููุงุณู ุฅูุฐูุง ุฑูุฃูููุง ุงููุบูููู
ู ููุฑูุญููุง ุ ุฑูุฌูุงุกู ุฃููู ููููููู ููููู ุงููู
ูุทูุฑู ุ ููุฃูุฑูุงูู ุฅูุฐูุง ุฑูุฃูููุชููู ุนูุฑููู ููู ููุฌููููู ุงููููุฑูุงููููุฉู . ููููุงูู ยซ ููุง ุนูุงุฆูุดูุฉู ู
ูุง ููุคูู
ููููู ุฃููู ููููููู ููููู ุนูุฐูุงุจู ุนูุฐููุจู ููููู
ู ุจูุงูุฑูููุญู ุ ููููุฏู ุฑูุฃูู ููููู
ู ุงููุนูุฐูุงุจู ููููุงูููุง ( ููุฐูุง ุนูุงุฑูุถู ู
ูู
ูุทูุฑูููุง ) ยป
โJika Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam melihat mendung atau angin, maka raut wajahnya pun berbeda.โ โAisyah berkata, โWahai Rasululah, jika orang-orang melihat mendung, mereka akan begitu girang. Mereka mengharap-harap agar hujan segera turun. Namun berbeda halnya dengan engkau. Jika melihat mendung, terlihat wajahmu menunjukkan tanda tidak suka.โ Beliau pun bersabda, โWahai โAisyah, apa yang bisa membuatku merasa aman? Siapa tahu ini adaah azab. Dan pernah suatu kaum diberi azab dengan datangnya angin (setelah itu). Kaum tersebut (yaitu kaum โAad) ketika melihat azab, mereka mengatakan, โIni adalah awan yang akan menurunkan hujan kepada kita.โ (HR. Bukhari no. 4829 dan Muslim no. 899)
Yang dimaksud Nabi shallallahu โalaihi wa sallam di atas adalah siksaan yang menimpa kaum โAad sebagaimana disebutkan dalam ayat berikut:
ููููู
ููุง ุฑูุฃููููู ุนูุงุฑูุถูุง ู
ูุณูุชูููุจููู ุฃูููุฏูููุชูููู
ู ููุงูููุง ููุฐูุง ุนูุงุฑูุถู ู
ูู
ูุทูุฑูููุง ุจููู ูููู ู
ูุง ุงุณูุชูุนูุฌูููุชูู
ู ุจููู ุฑููุญู ูููููุง ุนูุฐูุงุจู ุฃููููู
ู (24) ุชูุฏูู
ููุฑู ููููู ุดูููุกู ุจูุฃูู
ูุฑู ุฑูุจููููุง ููุฃูุตูุจูุญููุง ููุง ููุฑูู ุฅููููุง ู
ูุณูุงููููููู
ู ููุฐููููู ููุฌูุฒูู ุงููููููู
ู ุงููู
ูุฌูุฑูู
ูููู (25)
โMaka tatkala mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka, berkatalah mereka: โInilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kamiโ. (Bukan!) bahkan itulah azab yang kamu minta supaya datang dengan segera (yaitu) angin yang mengandung azab yang pedih, yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya, maka jadilah mereka tidak ada yang kelihatan lagi kecuali (bekas-bekas) tempat tinggal mereka. Demikianlah Kami memberi balasan kepada kaum yang berdosa.โ (QS. Al Ahqaf: 24-25)
Demikian dijelaskan Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal dalam buku โPanduan Amal Shalih di Musim Hujanโ. (adi)
Advertisement