Jember Layak Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional
Pelaksanaan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qurβan (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Jember menuai apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Salah satunya Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qurβan (LPTQ) Jawa Timur, Adhi Karyono.
Adhi Karyono menyebut, penyelenggaraan pembukaan MTQ kali ini lebih dari sekadar perhelatan tingkat provinsi. Bahkan, menurutnya, Jember layak dipertimbangkan sebagai tuan rumah MTQ tingkat nasional di masa mendatang.
Apresiasi tersebut disampaikan Adhi saat memberikan laporan resmi pada pembukaan MTQ XXXI di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Sabtu, 13 September 2025 malam. Dia menilai, rangkaian acara yang ditampilkan dalam pembukaan sangat spektakuler. Termasuk adanya pertunjukan teknologi drone yang belum pernah ada pada pembukaan MTQ tingkat provinsi sebelumnya, bahkan sekelas nasional.
βMelihat kualitas pembukaan, saya berani menyatakan bahwa kelas MTQ di Jember ini lebih dari MTQ nasional. Jember benar-benar layak menjadi tuan rumah MTQ nasional berikutnya,β katanya.
Lebih jauh Adhi menekankan, MTQ tidak hanya sebatas perlombaan. Lebih dari itu, MTQ merupakan momentum penting untuk meneguhkan kecintaan umat kepada Al-Qurβan. Adhi berharap pelaksanaan MTQ mampu menghadirkan cahaya Al-Qurβan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Selain menjadi sarana syiar Islam, MTQ juga berfungsi sebagai ajang seleksi. Para pemenang terbaik dari MTQ XXXI Jawa Timur akan menjadi duta provinsi untuk mengikuti MTQ Nasional yang akan digelar di Semarang.
βInilah ikhtiar kita bersama untuk menghadirkan generasi Qurβani yang siap berkiprah di tingkat nasional,β ungkapnya.
Di hadapan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Adhi melaporkan bahwa gelaran MTQ XXXI Jawa Timur yang berlangsung pada 14β19 September 2025, di Jember, diikuti ribuan peserta dan pendukung. Tercatat sebanyak 1.348 peserta dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur hadir di Jember, dengan total rombongan kafilah mencapai 2.047 orang.
Para peserta akan berkompetisi dalam delapan cabang perlombaan, mulai dari tilawah, qiraβah, tafsir, hingga kaligrafi. Dari seluruh cabang itu akan diperebutkan 288 gelar juara, yang terbagi dalam kategori terbaik I, II, III, serta harapan I, II, dan III. Adhi berharap seluruh daerah memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi.
βKami ingin pemerataan juara menjadi indikator keberhasilan penyelenggaraan MTQ. Semua kabupaten/kota punya peluang yang adil untuk mengukir prestasi,β katanya.
Sementara itu, untuk menjaga kualitas penilaian, sebanyak 132 dewan hakim telah resmi dilantik dan mendapat pembekalan khusus sebelum bertugas. Mereka dituntut bekerja secara profesional, objektif, dan berintegritas. Sehingga hasil lomba bisa dipertanggungjawabkan dan benar-benar melahirkan qari-qariah terbaik Jawa Timur.
Pada kesempatan itu, Adhi Karyono juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Jember atas rencana membawa seluruh kafilah MTQ menikmati wisata edukasi di Jember.
βSelain menjadi ajang perlombaan, MTQ XXXI juga dimanfaatkan sebagai momentum memperkenalkan potensi daerah. Kami menyampaikan terimakasih kepada panitia yang menyiapkan agenda wisata edukatif, alam, dan kuliner bagi seluruh kafilah pada 20 September 2025, setelah penutupan MTQ,β pungkasnya.
Advertisement