Kecewa dengan PT LIB, Bonek Putuskan Balik Surabaya
PT Liga Indonesia Baru (LIB) terus menguji kesabaran suporter Persebaya. Pasalnya hingga saat ini LIB belum juga memberikan surat ijin terkait penyelenggaraan babak delapan besar, Grup Y Liga 2.
Terlebih beredar surat dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung yang melarang suporter sepak bola dari seluruh klub grup Y untuk mendekati Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung.
Menanggapi hal itu, Bonek Mania banyak yang memutuskan untuk putar balik menuju ke Surabaya. Karena merasa di permainkan oleh PT LIB dengan tidak jelasnya kompetisi.
"Kita merasa dirugikan oleh PT LIB, karena hanya diberikan harapan palsu saja. Serta PT LIB tidak tegas dalam memberikan keputusan," ujar salah satu Bonek Yahya Haqqul Islam, yang tadi pagi baru sampai Surabaya setelah beberapa hari di Cikarang.
Selain itu, dia juga mengatakan bahwa keputusan Bonek meninggalkan Bandung, yakni adanya faktor finansial yang semakin menipis. Maka dari itu banyak dari mereka kembali ke kota asalnya.
"Kita putuskan tinggalkan Bandung, alsannya bekal uang mereka sudah menipis. Kemarin juga ada ratusan Bonek yang dipupangkan menggunakan bus," tambahnya.
Selain Yahya, Yasyaudin Arif, Bonek asal Banjarsugihan ini malah mengaku memutuskan tidak berangkat ke Bandung karena selama ini PT LIB tak jelas melaksanakan babak delapan besar.
"Saya tidak berangkat ke Bandung, karena PSSI dan PT LIB selalu PHP," kata pria yang akrab disapa Didin ini.
Didin juga mengatakan, sebetulnya Bonek sudah pada siap untuk berangkat ke Bandung. Namun itu jika ada ketegasan dari PT LIB. Tapi hingga sekarang saja belum jelas, jadi mereka banyak yang enggan berangkat.
"Kalau ada ketegasan dari PT.LIB, teman-teman banyak yang siap berangkat. Namun saya menilai, seolah-olah mengaburkan Bonek yang akan away ke Bandung," tuturnya. (hrs)