Lindungi Ternak, DKPP Jember Gencarkan Vaksinasi PMK
Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) terus memperkuat ketahanan kesehatan hewan ternak dengan melaksanakan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) secara masif. Upaya ini dilakukan untuk memastikan populasi ternak tetap sehat, produktif, dan aman dari ancaman penyakit menular yang pernah mengguncang sektor peternakan nasional.
Kegiatan terbaru berlangsung di dua wilayah kerja berbeda, yakni Puskeswan Tempurejo dan Puskeswan Jenggawah. Di Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, tim Puskeswan Tempurejo yang dipimpin drh. Alif Rifqi bersama timnya melakukan vaksinasi terhadap 146 ekor hewan ternak, terdiri atas 96 sapi, 46 domba, dan 4 kambing, menggunakan vaksin Apthovaks E.
drh Ali Rofqi menegaskan pihaknya gencar melakukan vaksinasi PMK untuk memberikan perlindungan terhadap hewan ternak. Sehingga para peternak di Kabupaten Jember tidak merasa khawatir lagi hewan ternaknya terserang penyakit PMK.
βVaksinasi ini penting untuk melindungi hewan dari PMK yang bisa menyebabkan kerugian besar bagi peternak. Kami juga mengedukasi peternak agar menerapkan biosekuriti yang ketat di kandang,β ujar drh. Alif Rifqi, Jumat, 24 Oktober 2025.
Kegiatan vaksinasi mendapat sambutan positif dari masyarakat. Para peternak tampak antusias membawa ternaknya untuk divaksin.
Salah satu peternak, Suyono, mengaku lega karena hewannya mendapat perlindungan. βKami senang sekali ada vaksinasi ini. Dulu waktu ada wabah PMK, banyak teman-teman peternak rugi besar. Sekarang kami lebih tenang,β tuturnya.
Sementara itu, tim Puskeswan Jenggawah juga melaksanakan kegiatan serupa di Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah, dan Desa Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari. Sebanyak 91 ekor sapi berhasil divaksin menggunakan vaksin Apthovet.
Kepala DKPP Jember, Widodo Julianto menegaskan bahwa kegiatan vaksinasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang menjaga ketahanan pangan daerah. Melalui vaksinasi rutin, pihaknya memastikan tidak ada lagi ancaman besar seperti PMK yang merugikan masyarakat.
Widodo berkomitmen pihaknya akan terus melanjutkan program vaksinasi PMK ke seluruh kecamatan di Kabupaten Jember secara bertahap.
βKesehatan hewan adalah fondasi ketahanan ekonomi peternak. Melalui vaksinasi rutin, kami ingin memastikan tidak ada lagi ancaman besar seperti PMK yang merugikan masyarakat,β pungkasnya.
Advertisement