Mobil Ambulans Bawa Jenazah Terguling di Jember
Sebuah mobil ambulans pengangkut jenazah terguling usai menabrak median jalan, di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, Jember, Selasa, 22 April 2025. Akibat kejadian itu, satu korban terluka.
Penanggung jawab penjemput jenazah Yayasan Panca Budi, Richard Reza Santoso mengatakan awalnya mobil nopol P 8629 GD yang dikemudikan oleh Tija, menjemput jenazah di Jalan Karimata. Jenazah tersebut hendak dibawa ke Persatuan Rukun Kematian (PRK) Yayasan Panca Budi untuk disemayamkan.
Mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sambil dikawal oleh keponakan almarhum. Keponakan almarhum tersebut mengawal Ambulans menggunakan sepeda motor. Sesampainya di depan Masjid Masjid Roudhotul Muchlisin tiba-tiba motor yang mengawal mati mendadak.
βKita dari Jalan Karimata menjemput jenazah, jalannya aman cuman memang kecepatan kita agak banter. Nyampe depan masjid itu, tiba-tiba pengawal dari pihak keluarga itu sepeda motornya mati mesin dan langsung berhenti depan ambulans kami," jelas Richard.
Tija, selaku pengemudi ambulans langsung banting setir ke kanan hingga menabrak pembatasan jalan. Akibat kejadian itu, mobil Ambulans terguling.
Richard memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Dari enam orang yang ada di dalam mobil itu, hanya satu penumpang yang terluka di bagian tangan.
βAda satu penumpang terluka dari keluarga jenazah. Dia tergores karena saat kejadian sedang memegang pintu Ambulans,β pungkasnya.
Sementara itu, saksi mata lain bernama Atim mengatakan Mobil Ambulans yang sedang mengangkut jenazah dan enam orang penumpang itu terguling ke sebelah kiri usai pengemudi banting setir ke kanan. Pasca kejadian itu, warga yang berada di lokasi kejadian langsung datang membantu. Warga juga membantu mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
βJenazah yang ada di dalam mobil itu dibantu dikeluarkan oleh warga dan sempat diletakkan di parkiran Masjid. Lima kemudian datang ambulans pengganti membawa jenazah tersebut ke tempat tujuan,β pungkasnya.
Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Jember Ipda Tomy Nur Alfiansyah membenarkan kejadian itu. Kecelakaan terjadi karena setelah mobil Ambulans banting setir ke kanan menghindari motor yang tiba-tiba berhenti tepat di depan Ambulans.
βKami menduga motor yang dikemudikan oleh keluarga jenazah mengalami trouble pada mesin. Motor tersebut tiba-tiba mati. Karena jarak terlalu dekat, pengemudi Ambulans banting setir,β pungkasnya.
Advertisement