Isyarat Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bakal menyingkirkan pembantunya di kabinet pemerintahan yang tidak benar-benar bekerja untuk rakyat. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo merespons pertanyaan terkait peluang reshuffle atau kocok ulang Kabinet Merah Putih, usai 100 hari kerja sebagai presiden.
Namun, Presiden Prabowo tak menjawab tegas apakah reshuffle akan dilakukan dalam waktu dekat. Sebagai informasi, total ada 48 menteri dan 5 kepala badan serta 56 orang yang mengisi posisi wakil menteri di Kabinet Merah Putih.
Merespons kabar reshuffle kabinet, Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo. Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) itu yang bisa menilai para pembantunya berdasarkan kinerja yang telah diperlihatkan selama 100 hari masa kerja.
"Presiden yang mempunyai hak prerogatif kita serahkan kepada presiden untuk kemudian setelah 100 hari ini apakah kemudian melakukan evaluasi atau kemudian membuat langkah-langkah perbaikan di internal," jelas Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis 6 Februari 2025.
Para menteri bekerja di bawah Presiden Prabowo untuk berupaya menunaikan segala janji kampanye dalam Pilpres 2024. "Tentunya dalam evaluasi 100 hari presiden tentunya yang kemudian merasakan apakah pembantu-pembantu presiden sudah maksimal atau tidak maksimal dalam menjalankan tugas-tugasnya," tegas Dasco.
Advertisement